You Want to Change the World ???

Banyak orang menginginkan perubahan. Banyak orang menuntut terjadinya perubahan. Tetapi menuntut perubahan saja bukanlah merupakan solusi. Perubahan tidak akan terjadi tanpa adanya aksi.

John F Kennedy memotivasi rakyatnya untuk menjadi agen perubahan melalui pertanyaannya yang legendaris: Don’t ask what your country can do for you, ask what you can do for your country. Mahatma Gandhi juga percaya bahwa jika kita menginginkan perubahan, kita jangan hanya menunggu saja, melainkan kita haruslah menjadi bagian dari perubahan tersebut. Gandhi bahkan menekankan bahwa dengan cara yang halus sekalipun kita dapat mengguncang dunia untuk menggulirkan perubahan.

Lalu bagaimana caranya menjadi agen perubahan tersebut. Berikut adalah sepuluh cara yang diadaptasi dari usulan Michael Angier dalam artikelnya ”Ten Things to Think about If You Want to Change the World”.

Cara 1. Milikilah keberanian untuk mengubah dunia

Setiap perubahan yang terjadi sepanjang sejarah umat manusia bukan dimunculkan oleh sekolompok orang, bangsa, pemerintahan ataupun panitia. Perubahan-perubahan ini terjadi karena keberanian satu orang saja. Orang-orang seperti Ibu Kartini yang mendobrak paradigma bahwa wanita adalah warga kelas dua, Romo Mangun yang memperjuangkan nasib rakyat kecil dengan memberikan kepada mereka kemampuan untuk berdikari, Mahatma Gandhi yang mendobrak dominasi penjajahan di India tanpa kekerasan, Bill Gates yang merevolusi dunia dengan teknologi komputernya, serta Ibu Teresa yang membuat dunia terperangah atas keberaniannya mengubah nasib rakyat miskin melalui kasih sayang yang luar biasa.

Cara 2. Percayalah akan keunikan talenta Anda

Setiap orang memiliki talenta yang unik. Gunakanlah talenta ini untuk menggulirkan perubahan yang Anda inginkan. Walaupun buta, tuli, dan bisu, Helen Keller percaya bahwa Tuhan telah memberikannya suatu kelebihan yang unik yang tidak dimiliki oleh orang lain. Dengan kepercayaannya yang tinggi ini, Helen Keller tidak tinggal diam, ia memanfaatkan semua talenta yang ia miliki (menulis, memberikan ceramah, memotivasi orang lain untuk bertindak) untuk menggulirkan perubahan: membuat dunia sadar bahwa orang-orang cacat tuna ganda ternyata bukanlah merupakan sampah masyarakat, tetapi mereka pun memiliki kemampuan untuk berkarya jika diberikan kesempatan yang sama dengan orang ”normal” lainnya.

Cara 3. Fokuskan semua yang Anda lakukan pada perubahan

Jadikanlah semua yang Anda lakukan, setiap langkah yang Anda ambil, setiap kalimat yang Anda ucapkan ataupun yang tidak Anda ucapkan berarti. Tak ada hal yang bisa dianggap kecil. Semua yang Anda lakukan bisa difokuskan kepada perubahan yang Anda inginkan. Seperti yang dilakukan oleh Martin Luther King Jr. yang menginginkan persamaan hak antar-semua ras. Martin memfokuskan semua tulisan, perkataan, pidato, keputusan, langkah, sikap dan tingkah lakunya pada perubahan yang ingin digulirkannya. Bahkan bisa dikatakan setiap napas yang dihembuskannya didedikasikan untuk menciptakan perubahan yang diinginkannya. Dengan demikian semua orang yang berada di lingkungannya dan yang bertemu dengan Martin Luther King Jr, bisa ikut merasakan pentingnya melakukan perubahan tersebut. Dengan demikian, mereka bisa ikut tergugah untuk bersama-sama berjuang mewujudkan perubahan yang diimpikan oleh Martin Luther King Jr.

Cara 4. Berikan komitmen pada perubahan

Untuk mewujudkan perubahan yang Anda inginkan, Anda tidak memerlukan gelar yang berderet, pendidikan yang tinggi, kekayaan yang melimpah ataupun kekuasaan yang maha dahsyat. Kunci dari kesuksesan untuk mewujudkan perubahan adalah komitmen yang tinggi pada perubahan tersebut. Abraham Lincoln bukanlah berasal dari keluarga yang kaya dan berkuasa, sebaliknya ia berasal dari keluarga yang miskin. Tetapi komitmennya yang tinggi untuk menghapuskan perbudakan dari muka bumi ini telah memampukannya untuk menghadapi berbagai tantangan, kegagalan, halangan, bahkan perang saudara sekalipun. Sejarah membuktikan bahwa komitmen Lincoln tidak sia-sia walalupun ia akhirnya harus menebus perubahan tersebut dengan nyawanya sendiri.

Cara 5. Jadikan perubahan tersebut sebagai tanggung jawab pribadi

Jika Anda menginginkan perubahan, jangan menunggu orang lain untuk memulainya, ataupun jangan melemparkan tanggung jawab terhadap perubahan tersebut kepada orang lain. Jadikanlah perubahan yang Anda inginkan tersebut tanggung jawab Anda pribadi. Anda tidak memerlukan izin dari orang lain untuk melakukan perubahan. Begitu Anda menggulirkan perubahan dengan keyakinan yang tinggi, orang lain akan melihat bahwa perubahan tersebut ternyata memang mungkin untuk dilakukan sehingga mereka akan memberikan dukungan mereka secara penuh kepada Anda.

Cara 6. Jangan terlalu terhambat dengan ”Cara” melakukan perubahan

Jika Anda telah memiliki tujuan yang sangat jelas ataupun gambaran yang rinci akan perubahan yang ingin Anda raih, tidak usah khawatir akan cara yang harus Anda tempuh. Semakin jelas gambaran perubahan yang ingin Anda raih, semakin mudah Anda menemukan cara untuk menggulirkan perubahan tersebut. Banyak perubahan yang tidak jadi terwujud karena si penggagas perubahan sudah diselimuti dengan kekhawatiran mengenai cara mewujudkan perubahan tersebut.

Cara 7. Jangan menunggu sampai segala sesuatunya sempurna

Tidak usah menunggu sampai segala sesuatunya sempurna bagi perubahan untuk digulirkan: dana cukup, dukungan banyak, fasilitas lengkap. Lakukan perubahan sekarang, dengan apa yang Anda miliki, dengan apa yang bisa Anda lakukan, di mana pun Anda berada. Jika Anda terlalu lama menunggu, kemungkinan besar, perubahan tersebut tidak jadi terwujud.

Cara 8. Sadarilah akan perlunya perubahan

Awal dari perubahan adalah kesadaran akan perlunya perubahan tersebut. Tanpa kesadaran ini, tak akan ada perubahan yang bisa terjadi. Untuk menyadari hal yang harus diubah, kita perlu membuka wawasan seluas mungkin dan perlu menajamkan hati nurani dan daya pengamatan kita akan lingkungan tempat kita berkarya.

Caranya: belajar dan bertumbuh senantiasa melalui buku-buku ataupun artikel yang kita baca, diskusi dengan berbagai orang dari berbagai latar belakang, dan turun ke lapangan, kunjungan ke berbagai tempat dengan kebudayaan yang berbeda. Semua ini akan membuat mata ”hati” dan mata ”pikiran” kita terbuka terhadap berbagai kemungkinan perubahan. Aung San Suu Kyi memulai perubahan di negaranya setelah ia membaca tentang perjuangan Mahatma Gandhi dan Martin Luther King Jr., serta Nelson Mandela.

Cara 9. Pupuklah imajinasi

Menurut Albert Einstein, semua perubahan berasal dari imajinasi. Stephen Covey juga meyakini bahwa segala perubahan berawal dari mental creation yang kemudian diwujudkan melalui physical creation. Artinya, imajinasilah yang memulai bergulirnya proses perubah-an. Setelah imajinasi terbentuk, pergerakan ke arah perubahan pun mulai berwujud.

Kemerdekaan Indonesia pada awalnya adalah berupa ”mimpi”. Namun semakin jelas mimpi ini, semakin kuat motivasi untuk mewujudkannya, semakin mudah menggulirkan proses perubahan. Perjalanan manusia ke bulan juga pada awalnya hanyalah sebuah ”imajinasi”, namun dengan semakin kuatnya imajinasi, dan semakin tinggi keinginan untuk mewujudkannya, semakin terbuka kemungkinan untuk mewujudkan imajinasi tersebut menjadi kenyataan.

Cara 10. Ubahlan diri sendiri terlebih dahulu

”Jika Anda ingin mengubah dunia, mulailah dari diri Anda sendiri,” demikian yang dicetuskan oleh Preston C. Pond. Memang sulit bagi kita untuk mengubah orang lain, apalagi mengubah dunia. Yang lebih mudah untuk kita lakukan adalah mengubah diri sendiri. Setelah kita mengubah diri sendiri, orang lain pun akan melihat bahwa perubahan ini memang penting, sehingga akhirnya mereka akan termotivasi juga untuk mengubah diri sendiri dan lingkungan tempat mereka berada.

Florence Nightingale, perawat yang berhasil merevolusi cara perawatan, manajemen, dan kebersihan di dunia kesehatan, memulainya dengan mengubah cara pandangnya terhadap pentingnya kebersihan dan manajemen yang sistematis untuk mengelola sarana kesehatan bagi para serdadu yang terluka di perang dunia pertama. Ternyata perubahan yang dimulainya dari diri sendiri tersebut, membuat orang lain ingin meniru sampai akhirnya perubahan ini menjalar keseluruh dunia, juga ke Indonesia.

Jadi, jika Anda menginginkan perubahan, jangan hanya menuntut ataupun menunggu orang lain yang melakukannya, atau jangan menunggu sampai segala sesuatunya siap untuk dilakukan. Yang penting Anda memiliki tujuan yang jelas ke arah mana perubahan akan digulirkan, komitmen yang tinggi, dan keyakinan bahwa apa yang Anda perjuangkan memang penting untuk dilaksanakan. Jika semua ini sudah Anda miliki, mulailah menggulirkan perubahan tersebut, dari diri sendiri, dengan apa yang Anda miliki, dari tempat Anda sekarang berkarya dan lakukanlan sekarang juga.

Selamat melakukan perubahan.

Kirimkan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s